- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Telaga Air Cenggini
- Kabupaten Banjarnegara
- Kabupaten Banyumas
- Kabupaten Batang
- Kabupaten Blora
- Kabupaten Boyolali
- Kabupaten Brebes
- Kabupaten Cilacap
- Kabupaten Demak
- Kabupaten Grobogan
- Kabupaten Jepara
- Kabupaten Karanganyar
- Kabupaten Kebumen
- Kabupaten Kendal
- Kabupaten Klaten
- Kabupaten Kudus
- Kabupaten Magelang
- Kabupaten Pati
- Kabupaten Pekalongan
- Kabupaten Pemalang
- Kabupaten Purbalingga
- Kabupaten Purworejo
- Kabupaten Rembang
- Kabupaten Semarang
- Kabupaten Sragen
- Kabupaten Sukoharjo
- Kabupaten Tegal
- Kabupaten Temanggung
- Kabupaten Wonogiri
- Kabupaten Wonosobo
- Kota Magelang
- Kota Pekalongan
- Kota Salatiga
- Kota Semarang
- kota Solo
- Kota Surakarta
- Kota Tegal
Terletak pada koordinat (288369, 9213180) UTM ketinggian 208 mdpl. Terletak di desa Cenggini kecamatan Bojong, dibagian selatan Kabupaten Tegal.Akomodasi seperti hotel tidak terdapat di objek wisata ini, hanya terdapat rumah makan kecil, masjid, toilet, dan fasilitas telekomunikasi.Aksesbilitas cukup mudah dijangkau, dapat dijangkau dengan angkutan umum dan colt mini. Daya tarik yang ada yaitu merupakan telaga yang dikeramatkan karena banyak pituah-pituah para tokoh agama. Informasi pariwisata termasuk dalam kriteria cukup informatif artinya cukup mudah diperoleh.
Konon ceritanya di telaga air ini terdapat ikan raksasa yang pada saat itu dapat dimasak dan dimakan oleh seluruh masyarakat di desa tersebut. Daging ikan yang dimakan dapat membawa berkah. Begitu pula dengan air yang ada merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat di desa tersebut. Menurut cerita tidak ada satu keluargapun yang mempunyai sumur, setiap kali membuat sumur maka airnya tidak keluar. Air dari telaga inilah yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari.
Sumber : http://digilib.unnes.ac.id

Provinsi
